SOLUSI






01
Pasir silika banyak digunakan dalam industri konstruksi karena memiliki berbagai kegunaan. Pasir ini umumnya menjadi bahan utama dalam pembuatan beton, berkontribusi terhadap kekuatan dan daya tahan struktur beton. Butiran halus pasir silika mengisi celah-celah di antara partikel yang lebih besar, sehingga meningkatkan stabilitas keseluruhan campuran beton. Selain itu, pasir silika juga digunakan dalam produksi mortar, yang berfungsi sebagai perekat untuk menyatukan batu bata dan bahan bangunan lainnya. Lebih jauh, pasir silika merupakan komponen penting dalam pembuatan kaca, keramik, dan bahan abrasif. Titik lebur yang tinggi serta ketahanan terhadap panas menjadikannya bahan ideal untuk menciptakan material tahan panas yang digunakan dalam tungku dan kiln. Dengan sifatnya yang serbaguna dan andal, pasir silika terus memainkan peranan penting dalam industri konstruksi.
Konstruksi
02
Energi Terbarukan
Silika, atau dikenal sebagai silikon dioksida, merupakan material yang sangat penting dalam produksi panel surya fotovoltaik (PV). Silika berperan sebagai komponen utama pada semikonduktor panel surya yang berfungsi mengubah sinar matahari menjadi energi listrik. Sifat unggul silika, seperti stabilitas termal yang tinggi serta konduktivitas listrik yang baik, menjadikannya pilihan ideal untuk aplikasi ini. Di sisi lain, zirkonium memiliki peran penting dalam sel bahan bakar oksida padat (SOFC). Sel bahan bakar ini menghasilkan listrik melalui reaksi elektrokimia antara bahan bakar seperti hidrogen atau gas alam dengan ion oksigen. Zirkonium oksida, atau zirkonia, digunakan sebagai material elektrolit dalam SOFC karena memiliki konduktivitas ionik yang tinggi serta stabilitas pada suhu tinggi. Hal ini memungkinkan konversi energi kimia menjadi energi listrik secara efisien, menjadikan zirkonium unsur yang tak tergantikan dalam pengembangan teknologi energi bersih dan berkelanjutan.

Kontak Kami
Hubungi kami